Trauma
>> Jumat, 26 Maret 2010
Trauma
Iwan Fals & Teddy Sujaya
(Lirik ini dinyanyikan oleh God Bless terdapat pada album God Bless ‘Semut Hitam’ 1988)
Kisah lama terus membayangi
Nyata dalam lensa mata ini
Walau kupejam namun tetap membayang
Bagai didalam layar perak
Semua tergambar jelas semua tergambar
Waktu aku menikam dadamu
Dan kubakar sekujur tubuhmu
Kau menjerit saat melawan ajal
Semula kuduga kau penghianat
Ternyata engkau korban yang sia-sia
Sepinya hidup dalam penjara
Tak juga hilangkan
Rasa sesal dan rasa bersalah
Bayangmu wajahmu datang menggoda
Jeritmu ditelinga
Darahmu dinapasku
Api ditubuhmu telah menyengat hariku
Kan kemana harus kuhilangkan
Rasa sesal terus membelenggu
Kian hari semakin menyiksaku
Ingin rasanya kuberlari
Namun jarimu mencengkram kaki ini
Sepinya hidup dalam penjara
Tak juga hilangkan
Rasa sesal dan rasa bersalah
Bayangmu wajahmu datang menggoda
(Lirik ini dinyanyikan oleh God Bless terdapat pada album God Bless ‘Semut Hitam’ 1988)
Kisah lama terus membayangi
Nyata dalam lensa mata ini
Walau kupejam namun tetap membayang
Bagai didalam layar perak
Semua tergambar jelas semua tergambar
Waktu aku menikam dadamu
Dan kubakar sekujur tubuhmu
Kau menjerit saat melawan ajal
Semula kuduga kau penghianat
Ternyata engkau korban yang sia-sia
Sepinya hidup dalam penjara
Tak juga hilangkan
Rasa sesal dan rasa bersalah
Bayangmu wajahmu datang menggoda
Jeritmu ditelinga
Darahmu dinapasku
Api ditubuhmu telah menyengat hariku
Kan kemana harus kuhilangkan
Rasa sesal terus membelenggu
Kian hari semakin menyiksaku
Ingin rasanya kuberlari
Namun jarimu mencengkram kaki ini
Sepinya hidup dalam penjara
Tak juga hilangkan
Rasa sesal dan rasa bersalah
Bayangmu wajahmu datang menggoda
0 komentar:
Posting Komentar